Kebiasaan menumpuk task, lembur jadi konsekuensi

Bagi freelance task kerjaan itu harga mati. Satu terlewat bisa bertambah jadi 10. Ada juga yang nekat nunda-nunda dikerjakan, saya…

Bagi freelance task kerjaan itu harga mati. Satu terlewat bisa bertambah jadi 10. Ada juga yang nekat nunda-nunda dikerjakan, saya juga kadang gitu.

Kebiasaan diatas harus dibayar dengan lemburan setiap hari sampai target terpenuhi. Ngantuk berimbas pada salah ketik. Semakin banyak kode semakin banyak salah, menulis dokumentasi yang benar tidak lagi dilakukan. Ketika error bingung harus benerin mulai dari mana.

Menyesal disaat itu tidak lagi berguna. Terus kerja adalah jalan utama, tidak ada jalan lain. Client tidak perduli kamu tidur jam berapa karena mereka hanya mau kerjaan beres tepat waktu.

Atur task sebenar-benarnya.
Jangan curangi task, buat dengan jujur.

Jika dilakukan dengan benar menjadi freelance itu menyenangkan karena kamu sendiri bos nya. Tidak ada yang ngatur jam berapa harus mulai dan berhenti kerja. Pakai celana atau tidak, client tidak mau tau. Tapi sebisa mungkin jangan kecewakan mereka.

Meleset dari target waktu pengerjaan adalah hal wajar. Jangan lari! Berikan penjelasan ke client dengan jujur karena semua masalah ada jalan keluarnya.

Intinya, semakin banyak baris kode semakin kamu belajar jadi lebih baik. Tidak ada jalan pintas jadi programer.